Surabaya- – Di setiap goresan pahatan yang dibuat Ki Bagus Mpu Batu di atas batu pilihan, tersimpan pesan luhur warisan leluhur yang sangat mendalam. Baru-baru ini, ia mengungkap arti dan makna filosofis dari aksara Jawa yang ia ukir, yang ternyata berisi panduan utama tentang kewajiban dan tujuan hidup manusia.
Dari aksara kuno yang diterjemahkannya menjadi kalimat:
"WAJIBE URIP KUWI KUDU URAP, URIB, URUP."
Mpu Batu kemudian menjelaskan makna sejati di balik rangkaian kata sakti tersebut, yang menjadi inti ajaran hidup orang Jawa dan budaya Nusantara:
"Kewajiban hidup itu hendaknya:
Berpengetahuan – Mencari ilmu dan wawasan seluas-luasnya
Memberi Pencerahan / Berbuat Kebaikan – Menjadi terang bagi sesama, berakhlak mulia
Bermanfaat – Berguna dan membawa dampak baik bagi lingkungan, wilayah, dan orang di sekitar kita."
FILOSOFI YANG SELALU RELEVAN
Menurut Mpu Batu, pesan ini bukan sekadar tulisan mati di atas batu, melainkan pedoman hidup abadi. Leluhur kita menanamkan bahwa hidup yang benar adalah hidup yang tidak kosong, tidak egois, dan membawa manfaat.
- URAP = Hidup harus berisi ilmu, tidak bodoh dan tidak terbelakang.
- URIB = Hidup harus hidup, tumbuh, dan berkembang menjadi kebaikan, bukan merusak.
- URUP = Hidup harus menyala seperti pelita, memberi cahaya dan manfaat bagi sekitar.
"Subhanallah... Sederhana tapi maknanya menembus jiwa. Ini adalah jati diri bangsa kita. Setiap karya yang saya buat di batu, saya ingin nilai-nilai ini tetap hidup, dibaca, dipahami, dan diamalkan oleh generasi sekarang dan nanti," ungkap Mpu Batu penuh kekhusyukan.
Karya seni ini bukan hanya keindahan visual, tapi warisan ilmu yang terus disampaikan Mpu Batu agar kita selalu ingat: Bahwa ukuran keberhasilan hidup bukan dari harta atau jabatan, melainkan seberapa besar manfaat yang kita berikan bagi sesama.
#MPUBatu #FilosofiJawa #WarisanLeluhur #UrapUribUrup #KearifanLokal #SeniBudayaNusantara
#sangheyanghamimdutawisatainternasional





LEAVE A REPLY