Kediri-MenaraMadinah. Com Selasa Wage, 16 Juni 2026 cuaca pagi ini cerah sekali, sinar mata hari terasa lembut, hangatnya seperti menular kepada anak-anak para santri-santri yang mengikuti "Pawai Ta'arup Perayaan Tahun Baru Islam 1448 H", bertepatan tanggal 16 Juni 2026, suasana lapangan Kecamatan Kepung penuh dengan canda-ria dan gelak tawa anak-anak yang ikut pawai berkendaraan roda 2 dan roda 4 beraneka macam, ada yang terbuka dengan hiasan penutup atas dan samping beraneka bentuk yang Indah dan meriah, khas untuk menyenangkan anak-anak. Tak cuma dihias saja tetapi juga dilengkapi pengeras suara, dari yang sederhana seperti spiker toa sampai sound horeg kapasitas kecil sampai sedang.
Kegiatan pawai seperti ini selalu menjadi suatu 'kebahagian' yang di tunggu-tunggu oleh anak-anak santri-santri TPQ, Madin, MI bahkan MTs sampai MA.
Kegiatan pawai ini diselenggarakan oleh MWC NU Kepung beserta Lembaga dan Banom, serta didukung oleh forkompincam, Kecamatan, Kepolisian dan Koramil, pelaksanaan keamanan di dukungan sepenuh nya oleh Banser Kecamatan Kepung, baik sejak mulai di lapangan sampai mengawal diperjalan, oleh karena itu kegiatan pawai ini bisa menjadi tertip dan aman.
Peserta dari berbagai lembaga pendidikan di lingkungan LP Ma'arif NU Kecamatan Kepung baik TPQ, Madin, MI, MTs dan MA, jadi ada puluhan kendaraan roda 4 dan ratusan kendaraan roda 2, terutama dari anggota Banom; GP. Ansor, Fatayat NU, IPNU-IPPNU bagkan Ibu-Ibu Muslimat NU yang bersepeda motor.
Drs. H. Muhammad Imron, Ketua MWC NU, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan agar kita warga Nahdliyin bisa lebih baik di tahun ini dan juga anak-anak para santri-santri baik di tingkat TPQ sampai MA atau yang mengikuti pawai ini menjadi anak-anak yang sholih-sholihah. "Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan pawai ini, baik dari jajaran Pengurus MWC NU, Banom, Banser, Lembaga Pendidikan Ma'arif NU, TPQ, Madrasah dan Pondok Pesantren, Kecamatan, Polsek Koramil, dan yang lauknya: matur suwun dan atas peran-sertanya", jelas H. Imron dengan penuh semangat. Pada akhir sambutannya Pak Imron berpesan kepada para sopir agar agar tertip di jalan, Java kedisiplinan berlalu lintas, ia berkata: "Pak sopir jangan salip-salipan, jangan saling dahulu-mendahului gih? Sebab Niki dalane wong akeh".
Pemberangkatan pawai ditandai dengan klebatan bendera start oleh jajaran Pengurus MWC NU ya itu KH. Suryani.
Pawai Kali ini jumlah peserta memang ada penurunan namun semangat dan meriah nya masih terap sama besar dan kuatnya. Pawai Ta'arup terap di tunggu-tunggu, semoga tahun depan bisa lebih baik dan maksimal.
Nur Habib, mengabarkan.





LEAVE A REPLY